
BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyiagakan empat unit mobil tangki air bersih gratis untuk mengantisipasi kekeringan selama musim kemarau. Armada mulai beroperasi,kemarin.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandar Lampung, Idham Basyar, mengatakan mobil tangki dikerahkan khusus ke wilayah rawan kekeringan dan area yang mengalami gangguan distribusi air dari PDAM.
“Empat mobil tangki kami siagakan guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat, khususnya di daerah berpotensi kering,” ujar Idham.
BPBD juga menurunkan personel piket 24 jam untuk merespons cepat laporan warga. Pengajuan bantuan dilayani hingga pukul 20.00 WIB setiap hari. Laporan yang masuk setelah jam tersebut akan ditindaklanjuti keesokan harinya.
Warga yang membutuhkan dapat mengajukan permohonan melalui aparatur kelurahan atau langsung ke Kantor BPBD Kota Bandar Lampung.
“Setelah laporan diterima, tim segera menyalurkan air ke titik terdampak. Layanan ini tidak dipungut biaya,” jelasnya.
Distribusi dilakukan langsung ke lokasi, tidak dipusatkan di kantor kelurahan atau kecamatan. BPBD mencatat Kecamatan Sukabumi, Panjang, dan Kemiling menjadi area yang paling sering membutuhkan suplai air saat kemarau atau gangguan PDAM.
Meski dampak kemarau belum signifikan hingga saat ini, Pemkot tetap melakukan langkah antisipasi agar akses air bersih warga tetap terjamin.
“Langkah antisipasi terus kami lakukan agar kebutuhan air masyarakat terpenuhi apabila sewaktu-waktu terjadi kekeringan,” pungkas Idham.(rls)







