
BANDAR LAMPUNG – Suasana khidmat menyelimuti Bumi Perkemahan Pramuka Kwarcab Bandar Lampung, Kamis pagi (1/10/2026).
Di tengah ratusan anggota Pramuka yang masih berseragam lengkap usai semalam berkemah, Pemkot Bandar Lampung menggelar dua momentum sekaligus: Upacara Hari Kesaktian Pancasila dan Penutupan Gebyar Perkemahan Kwarcab Kota Bandar Lampung.
Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, yang berhalangan hadir, diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Iwan Gunawan. Kehadirannya didampingi para pejabat Pemkot, serta camat dan lurah se-Kota Bandar Lampung yang turut larut dalam semangat kebersamaan di lapangan perkemahan.
Dalam sambutan Wali Kota yang dibacakannya, Iwan menegaskan, Pramuka bukan sekadar kegiatan baris-berbaris dan tenda. Lebih dari itu, Pramuka adalah sekolah karakter bagi generasi muda.
“Pramuka itu wadah pembinaan yang lengkap. Di sini anak-anak kita belajar disiplin, mandiri, terampil, belajar memimpin, dan yang paling penting belajar gotong royong,” ujar Iwan membacakan amanat Bunda Eva.
Menurutnya, di tengah derasnya arus digital, kegiatan kepramukaan menjadi penyeimbang yang penting. Anak-anak tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga tangguh secara mental dan sosial.
“Pemkot Bandar Lampung akan terus mendukung penuh kegiatan kepramukaan. Karena dari kegiatan seperti inilah kita membentuk generasi yang berkarakter, yang nanti siap mengabdi untuk masyarakat dan kota ini,” tegasnya.
Iwan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pembina, dan peserta yang telah menyukseskan Gebyar Perkemahan tahun ini. Menurutnya, kemah bukan soal siapa yang paling hebat, tapi soal kebersamaan.
“Kegiatan ini berhasil mempererat persaudaraan. Kekompakan itu yang mahal. Semangat kebersamaan itu yang harus kita bawa pulang dari bumi perkemahan ini,” ucapnya.
Penutupan gebyar perkemahan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian aktivitas Pramuka se-Kota Bandar Lampung, sekaligus menjadi momentum evaluasi bersama.
Pramuka Bandar Lampung diharapkan tidak berhenti di perkemahan saja, melainkan terus tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan punya semangat pengabdian yang tinggi untuk Kota Tapis Berseri.(nda)








