
BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota Bandar Lampung menyerahkan insentif kepada kader PKK Posyandu sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membantu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
Penyerahan insentif dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, di Aula Semergou, Kantor Pemkot Bandar Lampung, Rabu (7/10/2026).
Kader Posyandu di bawah Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung menerima insentif sebesar Rp500 ribu per orang.
380 Kader Jadi Ujung Tombak Kesehatan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandar Lampung, Muhtadi Arsyad Temenggung, mengatakan saat ini terdapat 76 Posyandu dengan masing-masing 5 kader, sehingga total ada 380 kader yang aktif di lapangan.
“Ini merupakan bentuk perhatian pemerintah terhadap para kader yang sudah secara sukarela turut serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat,” ujar Muhtadi.
Menurutnya, peran kader sangat vital. Tidak hanya melayani masyarakat di meja 1 hingga 5 saat Posyandu, kader juga memantau kondisi warga di lingkungan masing-masing.
Jika menemukan warga dengan gejala tertentu, seperti batuk lebih dari tiga hari, ibu hamil berisiko, hingga balita dengan gangguan kesehatan, kader akan memberikan edukasi dan merujuk ke Puskesmas.
Selain itu, kader juga aktif mengedukasi warga terkait pencegahan TBC, DBD, serta pemantauan ibu hamil dan balita.
“Kader sangat membantu kami mempercepat penyampaian informasi kesehatan kepada masyarakat,” katanya.
Pesan Bunda Eva
Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, berharap pemberian insentif ini dapat meningkatkan semangat para kader dan relawan untuk terus bergerak sesuai peran masing-masing.
“Dengan perhatian dari pemerintah kepada semua kader ini, Bunda berharap semuanya bisa semakin bergerak,” ujar Bunda Eva.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh kader dalam memantau kesehatan anak, ibu hamil, hingga kebersihan lingkungan.
“Harapan Bunda, ayo kita semua jaga daerah kita dan kita pantau sesuai dengan porsi masing-masing,” pungkasnya.
Penyerahan insentif kader PKK Posyandu dilaksanakan di sejumlah lokasi pada 6-7 Oktober 2026.(nda)








