
BANDAR LAMPUNG – Harga emas batangan Antam kembali menguat tipis di awal pekan. Berdasarkan laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam 1 gram naik Rp 2.000 menjadi Rp 2.574.000 per gram.
Penguatan juga terjadi pada harga buyback. Antam kini membeli kembali emas dari konsumen di harga Rp 2.389.000 per gram, naik Rp 2.000 dari posisi sebelumnya Rp 2.387.000 per gram.
Dengan demikian, selisih antara harga jual dan buyback tercatat sebesar Rp 185.000 per gram.
Konsumen juga perlu mencermati kewajiban pajak. Sesuai PMK Nomor 48 Tahun 2023, pembelian emas dikenakan PPh 22 sebesar 0,25% bagi pemilik NPWP dan 0,5% bagi non-NPWP. Sementara transaksi buyback di atas Rp 10 juta dikenakan PPh 22 sebesar 1,5% untuk pemilik NPWP dan 3% untuk non-NPWP yang dipotong langsung dari nilai transaksi.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Cabang Pegadaian Kedaton Bandar Lampung, Ade Rulis, menilai kenaikan tipis ini merupakan dinamika pasar yang wajar.
Ia menyebut emas masih menjadi aset safe haven yang diminati masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
“Kenaikan harga emas dari Rp 2.387.000 menjadi Rp 2.389.000 per gram menunjukkan adanya penguatan, meskipun relatif tipis,” kata Ade saat dikonfirmasi via pesan singkat, Senin (19/10/2026).
Ade menjelaskan, pergerakan emas dipengaruhi harga emas dunia, kurs rupiah terhadap dolar AS, tren suku bunga, serta situasi geopolitik. Emas sempat menyentuh level tertinggi sekitar Rp 3 juta per gram di awal 2026 sebelum terkoreksi.
Ia pun mengimbau masyarakat tidak terpancing spekulasi jangka pendek.
“Keputusan investasi sebaiknya tidak hanya didasarkan pada kenaikan harga dalam jangka pendek, melainkan pada perencanaan keuangan yang matang dan berorientasi jangka panjang,” tegasnya.








